Selamat Datang di Website Resmi Pengadilan Agama Tabanan
Home / Berita / Fokus Pa Tabanan / PA Tabanan Gelar DDTK Implementasi SIPP Versi 3.2.0

PA Tabanan Gelar DDTK Implementasi SIPP Versi 3.2.0

Tabanan – Melihat perkembangan pesat Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) belakangan ini, Selasa (9/1/2018) Pengadilan Agama Tabanan menggelar DDTK (Diklat di tempat kerja) implementasi SIPP Versi 3.2.0. DDTK yang diikuti oleh seluruh pegawai, mulai dari Hakim hingga tenaga kontrak.

Imdad, S.H.I, M.H, Hakim PA Tabanan yang menjadi tutor mengawali DDTK dengan menjelaskan beberapa perubahan dan penambahan fitur yang ada dalam SIPP Versi 3.2.0. Di antara perubahan dan penambahan fitur tersebut adalah adanya cetak jurnal harian, SKUM, pengembalian sisa panjar, tegoran, pilihan jenis perkara bagi perkara yang awalnya prodeo dan ternyata di tengah jalan berubah menjadi membayar biaya perkara, penambahan posita pada data umum, upload hasil relaas panggilan oleh jurusita pengganti, notifikasi hasil delegasi dan input putusan, baik versi utuh maupun yang sudah di anonimisasi .

Acara yang berlangsung di ruang rapat hingga pukul 12.00 WITA itu mengulas secara utuh implementasi SIPP mulai dari pendaftaran perkara sampai proses minutasi, pencetakan akta cerai bagi perkara perceraian hingga proses pengarsipan perkara. Sesekali para peserta DDTK melontarkan pertanyaan terkait dengan tugasnya masing-masing.

Meski berlangsung singkat, acara tersebut sangat penting demi lancarnya implementasi SIPP di PA Tabanan. selain itu perkembangan teknologi informasi sekarang ini menuntut iPA Tabanan untuk berbenah diri dan menjawab tantangan zaman. Bagi masyarakat umum dan para pencari keadilan yang ingin melihat keadaan perkara dan jadwal sidang PA Tabanan bisa melakukan penelusuran dilaman http://sipp.pa-tabanan.go.id/. Segala informasi yang terkait dengan perjalanan perkara dapat ditelusuri dilaman tersebut melalui laptop, komputer dan gadget masing-masing. Selain itu, bagi yang ingin melihat produk putusan PA Tabanan dan informasi lainnya yang tidak terkait dengan perkara pun bisa dilihat di laman resmi PA Tabanan di http://pa-tabanan.go.id/.

Diakhir DDTK, Imdad menekankan bahwa SIPP adalah kinerja berbasis real time (RT), real operator (RO) dan tuntas tugas (TT). “Implementasi SIPP di lapangan harus dilakukan oleh pegawai yang bersangkutan sendiri sesuai dengan bidang tugas masing-masing dan dilakukan tepat pada waktunya, serta tuntas. Karena semua saling terkait. Jika ada satu pekerjaan yang belum dilakukan akan menghambat kinerja yang lain”, terangnya. [imdoc] 

About Lukmanul Hakim, S.Kom.